Rabu, 20 Juni 2012

Brisingr



Oleh : Christopher Paolini
Tebal : 846 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Brisingr adalah buku ketiga dari Seri Inheritance. Ceritanya berawal dengan pencarian Eragon, Saphira dan Roran untuk menemukan Katrina, tunangan Roran yang ditawan oleh Ra'zac. Setelah berhasil membebaskan Katrina, mereka kembali ke Varden. Roran dan Katrina pun akhirnya menikah. Eragon juga berusaha menghapus kutukan yang telah tidak sengaja ia timpakan ke seorang gadis kecil bernama Elva, yang menjadi pelindung dari kesengsaraan orang lain. Meski tidak berhasil menghapus kutukan itu, Elva mengatakan dia tidak akan menjadi teman atau musuh Eragon, tetapi Elva tetap menjaga kesetiaannya kepada Saphira.

Roran ditugaskan menjadi salah satu prajurit penting Kaum Varden, ia dan pasukannya ditugaskan melumpuhkan kota-kota milik Kerajaan Galbatorix. Sementara Eragon ditugaskan oleh Nasuada untuk mengawasi pemilihan raja kurcaci yang baru setelah Horthgar meninggal. Syangnya, ia harus berpisah dengan Saphira beberapa lama. Setelah memenangkan kepercayaan para Dwarf, Orik, pemimpin klan Durgrimst Ingeitum ditunjuk menjadi raja baru Kaum Kurcaci. Saat penobatannya, Saphira dan Eragon memperbaiki Ishdar Mitrim di Farthen dur yang dulu hancur ketika pertarungan Eragon dengan Durza.

Perjalanan Eragon dan Saphira berlanjut ke Ellesmera untuk meneruskan latihan ke Oromis dan Glaedr. Di sana Eragon diberitahu bahwa Ayah kandung Eragon yang sebenarnya adalah Brom. Karena pedang Eragon diambil Murtagh, ia meminta bantuan Rhunon-elda untuk membantunya membuat pedang penunggang baru dan diberi nama BRISINGR. Kemudian mereka kembali ke Kaum Varden untuk menyiapkan peperangan melawan pasukan Galbatorix

Saat Oromis dan Glaedr ikut melawan Thorn dan Murtagh di Gil'ead, tiba-tiba Golbatorix menampakan diri melalui Murtagh dan membunuh Oromis. Eragon yang saat itu bertarung bersama arya melawan Shade melihat pembunuhan itu dalam benaknya dan ini berarti Eragon dan Saphira adalah penunggang terakhir dan sendirian yang harus melawan Galbatorix.

Buku ketiga ini lebih seru dari seri sebelumnya, meski tebalnya jauh lebih daripada buku sebelumnya, tapi Paolini mampu membuat kita penasaran akan kelanjutan ceritanya. Termasuk lanjutan buku keempatnya, Inheritance.. :D
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar